Rabu, 23 Juni 2010

do the best your part...
Gb oll..

Jumat, 04 Juni 2010

2DA01, 40208871, Naomi Irlandia Paulina

Neraca Bank BCA.







AKTIVA CATATAN  2003 2002
Kas   2a,4  3,492,449 3,543,152
Giro pada Bank Indonesia   2a,5 5,815,532 5,042,185
Giro pada bank-bank lain, pihak ketiga     2a,6 314,554 241,985
     Penyisihan penghapusan aktiva produktif    2q,6 -3,190 -2,766
Penempatan pada bank-bank lain, pihak ketiga    2k,7 5,017,191 7,610,213
     Penyisihan penghapusan aktiva produktif   2q,7 -36,314 -55,635
Surat-surat berharga   2l,8 47,827,467 27,272,132
     Penyisihan penghapusan aktiva produktif    2q,8 -64,359 -61,372
Obligasi pemerintah    2l,9 37,300,924 47,702,243
Surat-surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali 2m,10 302008 305120
Kredit yang diberikan  2n,2o,11
     Pihak yang mempunyai hubungan istimewa 2c,3 485,463 246
     Pihak ketiga 28,732,334 21,388,353
     Penyisihan penghapusan aktiva produktif 2q,11 -888,456 -819,458
Investasi dalam sewa guna usaha, pihak ketiga    2i 64,409 98,618
     Penyisihan penghapusan aktiva produktif    2q -1,928 -15,991
Piutang pembiayaan konsumen, pihak ketiga   2j 427,773 185,380
     Penyisihan penghapusan aktiva produktif    2q -15,551 -7,142
Tagihan akseptasi    2p,12 542,068 193,735
     Penyisihan penghapusan aktiva produktif    2q,12 -11,431 -1,944
Penyertaan  2r  132,389 141,818
     Penyisihan penghapusan aktiva produktif    2q -4,850 -4,840
Aktiva tetap, harga perolehan/revaluasi   2s  3,081,834 2,979,468
     Akumulasi penyusutan  2s -1,193,323 -908,613
Aktiva pajak tangguhan, bersih     2t,15 234,337 971,816
Aktiva lain-lain 1,758,900 1,555,883
    Penyisihan penghapusan aktiva produktif 2q -50,143 -50,000
JUMLAH AKTIVA 133,260,087 117,304,586


 
KEWAJIBAN CATATAN 2003 2002
Kewajiban segera   690,405 523,394
Simpanan dari nasabah  13
     Pihak yang mempunyai hubungan istimewa    2c,3 29,863 18,073
     Pihak ketiga  117,984,239 103,698,156
Simpanan dari bank-bank lain  13
     Pihak yang mempunyai hubungan istimewa    2c,3 138 43,412
     Pihak ketiga   236,771 143,320
Kewajiban derivatif   2h 8,769 2,074
Kewajiban akseptasi   2p,14 569,271 193,735
Surat-surat berharga yang diterbitkan  252,202 112,883
Hutang pajak   15 106,583 196,677
Beban masih harus dibayar    89,243 167,744
Pinjaman yang diterima    16 219,652 385,854
Kewajiban lain-lain   432,336 302,786
Taksiran kerugian atas transaksi rekening
     administratif   2q,17 14,394 7,925
JUMLAH KEWAJIBAN  120,633,866 105,796,033
HAK MINORITAS  776 643
EKUITAS
Modal saham dengan nilai nominal Rp 250 per
     saham: 18
     Modal dasar: 22.000.000.000 saham
     Modal ditempatkan dan disetor: 6.131.134.500
     saham pada akhir tahun 2003 dan 6.017.523.000
     saham pada akhir tahun 2002 1,532,784 1,504,381
Tambahan modal disetor   19 3,846,181 3,708,894
Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan   2e 179,913 193,254
Rugi belum direalisasi atas surat-surat berharga yang
     tersedia untuk dijual 2l,8 -41,637 -
Selisih penilaian kembali aktiva tetap    2s,20 1,059,907 1,059,907
Opsi saham    2w,21 28,959 2,147
Saldo laba
     Telah ditentukan penggunaannya  29 257,772 232,357
     Belum ditentukan penggunaannya (setelah
        eliminasi saldo rugi sebesar Rp 25.853.162
        juta melalui kuasi reorganisasi pada tanggal
        31Oktober 2000)   2x 5,761,566 4,806,970
JUMLAH EKUITAS 12,625,445 11,507,910
JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 133,260,087 117,304,586

Selasa, 09 Maret 2010

Bank dan Perbankan

Definisi Bank dan Perbankan
Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
Perbankan sendiri adalah segala sesuatu atau segala hal yang menyangkut mengenai bank.

Fungsi dan Tujuan Bank
Fungsi utama dari bank adalah menyediakan jasa menyangkut penyimpanan nilai dan perluasan kredit. Evolusi bank berawal dari awal tulisan, dan berlanjut sampai sekarang di mana bank sebagai institusi keuangan yang menyediakan jasa keuangan.
Menghimpun Dana (menerima simpanan masy)
Fungsi Bank secara umum Menyalurkan Dana (memberikan kredit)
*Memberikan Jasa Bank lainnya


Jasa Setoran via Bank & ATM
Jasa Bank lainnya Jasa Pembayaran (listrik, air, telepon)
Jasa Transfer ke rek lain & bank lain

Tujuan bank adalah menunjang pelaksanaan pembangunan ke arah peningkatan kesejahtaraan masyarakat.
Jenis-Jenis Bank
a. Jenis Bank Berdasarkan Fungsinya
1 ) Bank Sentral
Menurut UU No.3 Tahun 2004, Bank Sentral adalah lembaga negara yang mempunyai wewenang untuk mengeluarkan alat pembayaran yang sah dari suatu negara, merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, mengatur dan mengawasi perbankan serta menjalankan fungsi sebagai lender of the last resort.
Bank sentral yang dimaksud adalah Bank Indonesia.
Bank Indonesia adalah lembaga negara yang independen dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, bebas dari campur tangan pemerintah dan atau pihak lain, kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang ini.
2 ) Bank Umum
Pengertian bank umum menurut Peraturan Bank Indonesia No. 9/7/PBI/2007 adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Jasa yang diberikan oleh bank umum bersifat umum, artinya dapat memberikan seluruh jasa perbankan yang ada. Bank umum sering disebut bank komersial (commercial bank).
Bank umum mempunyai banyak kegiatan. Adapun kegiatan-kegiatan bank umum yang utama antara lain:
a) menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk giro, deposito, sertifikat deposito, dan tabungan;
b) memberikan kredit;
c) menerbitkan surat pengakuan utang;
d) memindahkan uang, baik untuk kepentingan nasabah maupun untuk kepentingan bank itu sendiri;
e) menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan atau dengan pihak ketiga;
f) menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga; dan
g) melakukan penempatan dana dari nasabah ke nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di bursa efek.
3 ) Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
BPR adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Kegiatan BPR jauh lebih sempit jika dibandingkan dengan kegiatan bank umum.
BPR dalam melakukan kegiatannya tidak sama dengan kegiatan yang dilakukan oleh bank konvensional (bank umum). Ada kegiatan-kegiatan yang tidak boleh dilakukan oleh BPR, yaitu:
a) menerima simpanan berupa giro,
b) mengikuti kliring,
c) melakukan kegiatan valuta asing,
d) melakukan kegiatan perasuransian.

Jenis-jenis Bank :

1. Dilihat dari "segi Fungsinya" (terletak pada luasnya kegiatan operasi perbankan) dalam Undang-Undang Pokok Perbankan nomor 14 tahun 1967
Bank Sentral/ Bank Indonesia (memberikan jasa dalam lalu lintas perbankan).
Bank Umum
Segi Fungsinya Bank Pembangunan
Bank Tabungan


2. Dilihat dari "segi kepemilikannya" (kepemilikan dapat dilihat dari akte pendirian dan penguasaan saham yg dimiliki Bank bersangkutan)

Bank Negara Indonesia (BNI)
a. Bank milik pemerintah Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Bank Tabungan Negara


Bank Central Asia
b. Bank milik swasta Bank LIPPO
Bank Danamon



Standard Chartered Bank
c. Bank milik asing Bank of America
American Express Bank

Ing Bank
d. Bank Campuran
Mitsubishi Buana Bank

3. Dilihat dari "segi status" (kedudukan ukuran kemampuan Bank dalam melayani masyarakat)

Bank Devisa
Segi Status
Bank non Devisa

4. Dilihat dari segi menentukan harga
^ Bank yang berdasarkan Prinsip Konvensional (yang mencari keuntungan dan menentukan harga pekada nasabahnya)
^ Bank yang berdasarkan prinsip syariah (yang didasarkan pada konsep Islam.

Produk Perbankan(Sumberdana Bank)
Pada dasarnya produk Bank dibagi dalam 3 kategori:

PRODUK DANA yaitu produk untuk menghimpun dana pihak ketiga
- Giro(simpanan pada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek atau surat perintah lainnya)
- Tabungan(simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro dan atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu.)
- Deposito(simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bunga.)
- Perdagangan Surat Berharga
- Pasar Uang antar Bank

Produk JASA LAYANAN yaitu produk layanan bank diluar dana dan kredit dalam rangka menghimpun Fee Based Income
- Layanan Payment (Telpon, HP, Listrik, dll)
- Layanan Transfer (Kliring, RTGS, Western Union, Moneygram, dll)
- Layanan Money Changer
- dll

Produk Perbankan(Penempatan Dana)

PRODUK KREDIT yaitu produk penyaluran dana dalam bentuk kredit
- Kredit Konsumsi (KPR, KPM, Kartu Kredit, Kredit multi guna, dll)
- Kredit Komersial (Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja)

Produk Perbankan :
Giro (menggunakan cek)
Simpanan
Tabungan (buku tabungan)
Deposito (penarikan sesuai jangka waktu, bilyet deposito)

Jasa Perbankan

1. Transfer  suatu kegiatan jasa bank untuk memindahkan sejumlah dana tertentu sesuai dengan perintah si pemberi amanat yang ditujukkan untuk keuntungan seseorang(penerima transfer).
2. Kartu Debit dan ATM  kartu khusus yang diberikan oleh bank kepada pemilik rekening yang dapat digunakan untuk bertransaksi secara elektronis atas rekening tersebut.
3. L/C  salahsatu jasa yang diberikan bank dalam rangka pembelian barang, berupa penangguhan pembayaran pembelian oleh pembeli sejak L/C dibuka sampai dengan jangka waktu tertentu sesuai perjanjian.
4. Save deposit box  fasilitas jasa bagi nasabah untuk menyimpan barang – barang berharga dan dokumen pribadi yang rahasia dengan system pengamanan berteknologi modern.
5. Kliring  suatu cara penyelesaian utang – piutang antar bank – bank peserta kliring dalam bentuk warkat atau surat – surat berharga di suatu tempat tertentu.

Mekanisme Kliring

Pertemuan kliring dilakukan dalam dua tahap, yaitu :
a) Kliring Penyerahan
Kegiatan yang harus dilakukan :
1. Warkat dicap yang memuat sebutan kliring dan dicantumkan nomor kode kelompok peserta.
2. Persetujuan penyelenggara dan peserta lain

b) Kliring Retur
1. Setelah warkat dikembalikan kemudian dikelompokkan menurut peserta dan dicatat dalam daftar kliring retur lengkap dengan nilai nominalnya.
2. Penyelenggara selanjutnya menyusun neraca gabungan peserta
3. Mencari pinjaman pada bank lain atau call money.

Sumber :
1 http://id.wikipedia.org/wiki/Bank#Sejarah_Perbankan
2 http://dahlanforum.wordpress.com/2009/05/21/jenis-jenis-bank/
3 http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090312234259AAHTQ4X
4 http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_full.php?id=200&fname=materi4.html
5 http://www.bi.go.id/NR/rdonlyres/BBE21279-B059-4C04-BBE8-E2D58360DB06/1465/MengenalKartuDebitdanATM.pdf

Senin, 26 Oktober 2009

MICROSOFT SQL SERVER

Microsoft SQL Server

  • adalah sistem manajemen basis data (RDBMS) yang dirancang untuk aplikasi dengan arsitektur client/server. Istilah client, server, dan client/server dapat digunakan untuk merujuk kepada konsep yang sangat umum atau hal yang spesifik dari perangkat keras atau perangkat lunak.
  • Fitur-fitur SQL SERVER
Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data Stream). Selain dari itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java. Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis data mirroring dan clustering.
  • SQL SERVER menggunakan tipe Database Relasional.

    Database relasional adalah database yang digunakan sebuah data untuk mengatur atau mengorganisasikan kedalam tabel. Tabel-tabel adalah alat bantu untuk mengatur atau mengelompokan data mengenai subyek yang sama dan mengandung informasi dan kolom dan baris. Tabel-tabel saling berhubungan dengan mesin database ketika dibutuhkan.

    Database relasional adalah database yang digunakan sebuah data untuk mengatur atau mengorganisasikan kedalam tabel. Tabel-tabel adalah alat bantu untuk mengatur atau mengelompokan data mengenai subyek yang sama dan mengandung informasi dan kolom dan baris. Tabel-tabel saling berhubungan dengan mesin database ketika dibutuhkan.


    • setiap komponen dari sebuah sistem yang meminta layanan atau sumber daya (resource) dari komponen sistem lainnya (client).
    • komponen sistem yang menyediakan layanan atau sumber daya ke komponen sistem lainnya(server).

  • SQL Server mendukung beberapa tipe data yang berbeda, termasuk untuk karakter, angga, tanggal (datetime) dan uang (money), SQL Server digunakan untuk menggambarkan model dan implementasi pada database.
    Keuntungan menggunakan SQL Server dapat didefinisikan menjadi dua bagian yaitu satu bagian untuk menjalankan pada server dan bagian lain untuk client.

    • Keuntungan Client

    1. Mudah digunakan.
    2. Mendukung berbagai perangka keras.
    3. Mendukung berbagai aplikasi perangkat lunak.
    4. Biasa untuk digunakan

    • Keuntungan Server:

    1. Dapat diandalkan (Reliable).
    2. Toleransi kesalahan (Fault Tolerant).
    3. Konkurensi (Concurrent)
    4. Performa tingggi dalam perangkat keras (High-performance Hardware).
    5. Pengendalian terpusat (Centralized Control).
    6. Penguncian yang canggih (Sophisticated Locking).

  • MACAM-MACAM SQL SERVER
  1. MICROSOFT SQL SERVER 2000
  2. MICROSOFT SQL SERVER 2005
  3. MICROSOFT SQL SERVER 2008

  • Kelebihan & Kekurangan Sistem Basis Data

    Kelebihan Sistem Basis Data

    • Mengurangi kerangkapan data
    • Mencegah ketidakkonsistenan
    • Keamanan data dapat terjaga
    • Integritas dapat dipertahankan
    • Data dapat digunakan bersama-sama
    • Menyediakan recovery
    • Memudahkan menerapkan standarisasi
    • Data bersifat mandiri
    • Keterpaduan dapat terjaga


    Kekurangan Sistem Basis Data

    • Diperlukan tempat penyimpanan yeng besar
    • Diperlukan tenaga yang terampil dalam mengolah data
    • Perangkat lunaknya mahal
    • Kerusakan di sistem basis data mempengaruhi departemen yang terkait

cara menggunakan SQL SERVER
STORE PROCEDURE traffic (lalu lintas) data dijaringan dapat dikurangi, karena perhitungan-perhitungan sudah dilakukan diserver dan program di Client tinggal mengambil hasil akhirnya saja yang akan ditampilkan kepada end user.

sp01

Disini saya akan membuat contoh membuat STORE PROCEDURE dengan memakai SQL Server dengan menggunakan fasilitas Query Analyzer.